Sebagai wujud transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Perpustakaan Amarta Desa Palae menghadirkan layanan inovatif berupa pendampingan bagi seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Palae. Layanan ini mulai dilaksanakan pada tahun 2025 sebagai bentuk komitmen perpustakaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Pendampingan yang diberikan berfokus pada penguatan identitas usaha, legalitas, dan promosi produk. Pada tahap awal, pengelola Perpustakaan Amarta membantu pelaku usaha dalam menentukan nama merek (brand) yang sesuai dengan karakter dan jenis usaha yang dijalankan. Salah satu hasil pendampingan tersebut adalah pemberian nama brand "Zeasifa Crochet" kepada pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan rajut. Brand tersebut diharapkan mampu menjadi identitas usaha yang mudah dikenali masyarakat serta meningkatkan nilai jual produk yang dihasilkan.
Selanjutnya, pengelola perpustakaan memberikan pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS). Pelaku usaha dibimbing mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi hingga proses penerbitan NIB, sehingga usaha yang dijalankan memiliki legalitas resmi dan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya.
Sebagai bagian dari upaya memperluas pemasaran, Perpustakaan Amarta juga memberikan pendampingan promosi produk secara online maupun offline. Promosi online dilakukan melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. Sementara itu, promosi offline dilakukan dengan membuat dan memasang poster promosi produk UMKM di area Perpustakaan Amarta Desa Palae. Media promosi tersebut menjadi sarana informasi bagi para pengunjung perpustakaan untuk mengenal berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM Desa Palae.
Melalui layanan pendampingan yang mulai dikembangkan pada tahun 2025 ini, Perpustakaan Amarta Desa Palae tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga berperan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM memiliki identitas usaha yang kuat, legalitas yang lengkap, serta media promosi yang efektif sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Palae.